Cianjur Beradaptasi Dengan New Normal

Cianjur Beradaptasi Dengan New Normal

Cianjur Beradaptasi Dengan New Normal – Akhirnya Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak melanjutkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal ini dikarenakan Cianjur merupakan satu dari 15 kota / kabupaten di Jawa Barat yang bersiap menerapkan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19.

Tingkat kewaspadaan penyebaran Covid-19 Kabupaten Cianjur turun ke level 2 atau zona biru. 

Pelaksana Tugas Bupati Herman Suherman menyambut gembira hal tersebut. Namun demikian menurut, Herman tidak ingin tergesa gesa menerapkan new normal. Ia Ingin Cianjur menerapkan New Normal secara bertahap.

Cianjur Beradaptasi Dengan New Normal

Meski nanti sekolah sekolah, pusat perbelanjaan, dan objek wisata di Cianjur dibuka kembali namun harus ada tahapan tahapannya dan masih dalam koridor protokol kesehatan,” tutur Herman.

Selain itu, Pemkab Cianjur membuat peraturan bupati soal AKB, baik pada bidang pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian. “Dibahas dulu apa saja yang dilakukan selama AKB. Itu pun penerapannya bertahap, tidak langsung semuanya dilonggarkan. Terpenting masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan,” ucap Herman.

Untuk itu Herman berharap masyarakat Cianjur tidak ber euforia yang berlebihan dalam menyambut kebijakan new normal tersebut.

Protokol kesehatan tetap harus dijalankan misalnya jaga jarak, memakai masker dan lainnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Inf TNI Rendra Dwi Ardhani mengatakan, menjelang penerapan new normal , akan ada pengurangan penjagaan di wilayah perbatasan. “Kita akan kendurkan penyekatan di batas-batas wilayah,” kata Rendra. 

Meski demikian, disiplin masyarakat terkait protokol kesehatan, terutama di ruang publik, tempat keramaian, perkantoran, tempat ibadah, pabrik dan di tempat umum lainnya akan diperketat. “Terus akan kita ingatkan dengan pengeras suara agar masyarakat disiplin,” ujar Dwi.

Cianjur Beradaptasi Dengan New Normal

Tidak hanya membuka objek wisata Cianjur namun sektor penunjang lain seperti hotel pun akan dibuka namun untuk fasilitas dan kenyamanannya akan disempurnakan agar aman. 

Seperti hotel bintang lima yang berada di Puncak Area telah bersiap untuk mengikuti kebijakan Kebiasaan Baru atau New Normal yang dicanangkan oleh pemerintah. 

Hotel ini menjadi salah satu tempat yang dievaluasi secara langsung oleh Plt Bupati Kabupaten Cianjur, H. Herman Suherman beserta jajaran Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Herman berharap agar Industri Pariwisata Cianjur kembali bangkit dan ramai pengunjung, Namun tetap dengan komitmen dari setiap pengelola destinasi wisata ataupun hotel dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terutama wisatawan harus dalam keadaan sehat. 

Itulah salah satu cara Pemerintah Kabupaten Cianjur beradaptasi dengan New Normal.

Manajemen Le Eminence juga telah menerapkan berbagai protokoler kesehatan untuk pengunjung yang ingin melakukan meeting, tetapi dengan kuota yang terbatas. 

Dikutip dari kompas.com, “Robby Saimima, Direktur Operasional Corporate Le Eminence mengatakan bahwa Le Eminence memiliki teknis prosedur khusus dalam memberikan akomodasi meeting seperti menyediakan masker dan hand sanitizer untuk masing-masing peserta, mewajibkan jaga jarak dan cek kesehatan.

“pelayanan coffee break, lunch atau dinner yang disajikan secara individu, higienis dan selalu tertutup, selain itu kami juga memberlakukan sistem desinfeksi menyeluruh di area meeting,” ujar Robby.

Penerapan protokol kesehatan ini berlaku untuk seluruh tamu yang datang ke area hotel Le Eminence dengan maksud berlibur, maupun melakukan meeting. 

Selain itu, bagi yang datang ke area hotel Le Eminence, diwajibkan juga untuk menggunakan masker, dan juga menjaga jarak aman. Hal ini membuat hotel Le Eminence Puncak telah mengikuti standar protokol kesehatan yang sesuai dengan standar yang disosialisasikan oleh pemerintah sehingga bersih, aman, dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan. 

Hotel yang telah mendapatkan penghargaan sebagai Hotel Bintang 5 dengan Kebersihan terbaik se-Jawa Barat dari Traveloka ini juga sangat ketat dari sisi kebersihan, kesehatan dan keamanan

Dibuktikan dengan dikeluarkannya aturan yang mewajibkan kepada seluruh karyawan hotel menggunakan pelindung diri seperti face shields, masker dan sarung tangan. 

Untuk team housekeeping juga dipastikan membersihkan area-area yang sering disentuh oleh pengunjung seperti tombol lift dan pegangan pintu.

 

Leave a Reply